Bukan Hal Sepele, Yuk Kenali Bahaya Kanker Payudara

Mengenali gejala awal penyakit kanker memang bukan hal yang mudah. Kesadaran akan pentingnya deteksi dini perlu ditumbuhkan untuk menghindari resiko yang lebih buruk. Salah satu yang dianggap paling beresiko adalah kanker payudara. Sayangnya tidak banyak orang yang sadar akan bahaya kanker yang bisa menyerang perempuan dan laki-laki ini.

Menurut Walta Gautama, dokter spesialis bedah onkologi, kebanyakan kasus kanker payudara baru diketahui setelah mencapai stadium lanjut. Ini tentu akan sangat beresiko bagi penderita. Sel kanker pun dikhawatirkan semakin berkembang dan membesar. Agar lebih aware melakukan deteksi dini, yuk kenali bahaya kanker payudara berikut.

Mengenal Bahaya Kanker Payudara

1. Menyerang imunitas tubuh
Sel jaringan tubuh yang tidak normal akan berubah menjadi sel kanker. Sel ini lalu bermigrasi melalui sirkulasi darah ke jaringan tubuh lainnya. Secara fisik kanker payudara bisa dikenali dengan munculnya benjolan di beberapa titik. Benjolan pertanda kanker ini biasanya ada di sekitar ketiak, retraksi puting, dan perubahan warna kulit payudara.

Berangkat dari hasil deteksi dini ini kamu bisa segera mendapatkan pengobatan. Karena sel kanker yang baru terdeteksi tersebut biasanya berdampak pada kekebalan tubuh. Badan penderita akan lebih gampang capek dan lemas. Selera makan pun akan berkurang. Namun penderita harus tetap menjaga asupan gizinya agar imunitas tubuh tidak menurun drastis.

2. Penyebaran kanker ke organ tubuh lain
Satu bibit kanker yang tumbuh di dalam tubuh memiliki peluang untuk menyebar ke organ tubuh lainnya. Tingkatan stadium kanker terbagi menjadi empat. Pada stadium awal jika terdeteksi dengan cepat, kanker yang berjenis jinak bisa segera disembuhkan. Dengan menjalani perawatan medis secara rutin penderita kanker bisa sembuh tanpa operasi pengangkatan.

Benjolan pada payudara biasanya menunjukkan kanker sudah masuk ke stadium dua. Ukuran benjolan ini sebesar 2 cm hingga 5 cm. Pada stadium ini dokter spesialis akan mendeteksi jenis kanker. Jika jenisnya cukup berbahaya maka operasi pengangkatan kanker harus dilakukan.

Pada stadium 3B dan stadium 4, kanker akan menimbulkan luka. Ini berarti sel kanker sudah menyebar ke organ tubuh lain. Tindakan medis yang harus segera dilakukan adalah operasi pengangkatan. Setelah itu penderita juga wajib menjalani kemoterapi. Juga mengonsumsi obat-obatan untuk membasmi total sel kanker dalam tubuh.

3. Resiko kematian terbesar
Data kementrian kesehatan Indonesia per 31 Januari 2019 menunjukkan jumlah penderita kanker payudara adalah 42,1 per 100.000 penduduk. Dan kanker payudara menyumbang angka kematian terbesar akibat kanker. Ini karena mayoritas penderita terlambat mengenali penyakitnya dan baru berobat ketika mencapai stadium tiga atau empat.

Masih ingat artis Yana Zein? Artis senior yang terkenal di era 90an ini termasuk salah satu yang terlambat mengantisipasi kanker payudara. SerangkaianĀ  kemoterapi dan fisioterapi hingga ke Guangzhou China terpaksa dijalani Yana Zein untuk sembuh total dari penyakit yang diderita sejak 2015 itu. Tetapi sel kanker terlanjur menjalar ke liver dan kelenjar getah bening.

Belajar dari pengalaman Yana Zein itulah kenapa kamu perlu mewaspadai resiko kanker payudara. Jangan takut untuk segera mendatangi klinik atau rumah sakit jika mulai mengenali gejala awalnya. Karena penyakit ini menyerang segala usia baik perempuan maupun laki-laki.

Saat ini beragam teknologi pengobatan kanker tengah dikembangkan di sejumlah rumah sakit besar. Ini untuk meningkatkan tingkat kesembuhan penderita dalam waktu yang semakin singkat. Jadi sembuh dari kanker payudara adalah hal yang sangat mungkin asal terdeteksi sejak awal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Releated

Agar Tak Salah Pakai, Inilah Fungsi Masker Warna Hijau dan Putih

Masker merupakan penutup hidung yang biasanya digunakan untuk mencegah penyebaran penyakit. Umumnya penggunaan masker yaitu warna hijau pada bagain luar, sedangkan warna putih di bagian dalam. Namun, akhir akhir ini masyarakat Indonesia dikejutkan dengan sebuah video yang memberitahukan bahwa penggunaan masker selama ini masih salah. Lalu benarkah ada perbedaan fungsi masker warna hijau dan putih? […]

Yuk Kenali Impetigo, Infeksi Kulit Pada Anak

Infeksi kulit pada anak atau yang bisa dikenal dengan impetigo adalah suatu penyakit kulit menular, yang biasanya terjadi pada bayi, balita dan anak-anak. Infeksi kulit ini biasanya menyerang tubuh pada bagian kaki, tangan dan wajah serta ditandai dengan munculnya bercak merah dan lepuhan pada kulit. Untuk mengetahui gejala dan cara pengobatannya, berikut ini akan diulas […]