Ketahui 5 Efek Samping Antibiotik bagi Tubuh

Antibiotik merupakan obat yang digunakan untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh bakteri, dimana penggunaanya biasanya disesuaikan dengan resep dokter. Beberapa infeksi yang bisa disembuhkan yaitu bronkitis, pneumonia, hingga infeksi saluran kemih. Selain dapat mengatasi beberapa masalah tersebut, penggunaan antibiotik juga memberikan masalah kesehatan. Berikut ini, efek samping antibiotik yang wajib diwaspadai.

Akibat Penggunaan Antibiotik yang Berlebihan

1. Masalah Pencernaan
Penggunaan antibiotik ternyata dapat menyebabkan masalah pencernaan, dimana hal ini sangat sering terjadi ketika seseorang mengonsumsi antibiotik. Beberapa gangguan pencernaan tersebut diantaranya kanker usus besar. Hal ini disebabkan karena adanya antibiotik yang menyebabkan kinerja bakteri yang ada di usus seperti Lactobacillus achidopilus dan Bifidobacterium bifidus. Biasanya gangguan pencernaan ini ditandai dengan mual, diare dan kembung.

2. Gigi Berubah warna
Efek samping yang juga perlu diwaspadai yaitu perubahan warna pada gigi sehingga terlihat kurang sehat. Tentunya jika terjadi perubahan warna pada gigi, maka akan sangat sulit untuk memperbaikinya. Kondisi ini biasanya terjadi ketika seseorang mengonsumsi antibiotik tetrasiklin. Selain perubahan warna pada gigi, mengonsumsi tetrasiklin juga bisa menyebabkan perubahan warna pada tulang. Namun, perubahan warna pada tulang masih bisa kembali karena tulang senantiasa berubah.

3. Lebih Sensitif Terhadap Cahaya
Penggunaan antibiotik yang berlebihan bisa menyebabkan kulit lebih sensitif terhadap cahaya baik dari matahari maupun cahaya buatan seperti lampu. Maka dari itu, anda perlu mewaspadai jika mengalami gejala tersebut. Sebaiknya, hindari terlalu banyak beraktivitas di bawah sinar matahar cukup lama. Selain itu, pastikan menggunakan pakaian lengan panjang. Jika mengalami gejala ini, anda perlu konsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

4. Resistensi Antibiotik
Efek samping antibiotik selanjutnya yaitu resistensi antibiotik. Terlalu sering menggunakan antibiotik bisa menyebabkan tingkah keampuhannya menjadi berkurang. Hal ini dikarenakan bakteri yang menyerang sudah terlalu kebal dengan antibiotik tersebut. Biasanya kondisi ini akan muncul ketika dosis antibiotik yang tidak sesuai dengan anjuran dokter. Antibiotik yang sudah tidak bisa mematikan bakteri bisa menyebabkan tubuh lebih rentan terhadap berbagai penyakit.

Bahkan infeksi yang disebabkan oleh bakteri bisa menjadi lebih parah, sehingga penyembuhan infeksi menjadi lebih sulit. Dan bukan tidak mungkin bisa menyebabkan seperti sepsis. Maka dari itu, anda harus mengonsumsi antibiotik sesuai dosis yang dianjurkan dokter. Anggapan jika semakin banyak dosis yang digunakan maka penyembuhan akan semakin cepat, tentunya salah besar. Jika sudah mengalami efek samping ini, sebaiknya hentikan penggunaannya.

5. Menimbulkan Reaksi Alergi
Mungkin rekasi ini jarang terjadi pada penggunaan antibiotik. Namun reaksi alergi akibat antibiotik cukup berbahaya bagi tubuh, dan bisa menyebabkan komplikasi berat berupa syok anafilaktik dan sindrom Stevens-Johnson. Sindrom Stevens-Johnson merupakan merupakan gangguan yang terjadi pada bagian kulit dan selaput lendir. Namun, Sindrom Stevens-Johnson biasanya terjadi pada penggunaan antibiotik sulfametoksazol dan beta laktam.

Gejala yang ditunjukkan saat mengalami Sindrom Stevens-Johnson diantaranya flu, demam, sakit tenggorokan, gatal-gatal, hingga pembengkakan wajah atau lidah. Resiko sindrom ini akan lebih sering terjadi pada seseorang yang memiliki daya tahan tubuh yang rendah, atau terdapat anggota keluarga yang memiliki Sindrom Stevens-Johnson. Sehingga efek samping antibiotik ini harus diperhatikan dengan baik.

Itulah beberapa akibat penggunaan antibiotik yang terlalu sering, maupun tidak sesuai dengan dosis yang sudah dianjurkan dokter. Masalah lainnya yang bisa disebabkan antibiotik yaitu Kerusakan jaringan ikat, seperti tendonitis dan putusnya tendon dan gangguan jantung. Maka dari itu, hindari mengonsumsi antibiotik bersama dengan obat tertentu, maupun mengonsumsinya dalam jangka waktu yang cukup lama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Releated

Penyebab dan Cara Mengatasi Mata Gatal di Ujung Dekat Hidung

Mata adalah bagian tubuh penting yang sering dihadapkan pada benda-benda asing sehingga sangat memungkinkan terjadinya sakit mata secara mendadak. Salah satunya yaitu mata gatal, yaitu gejala yang kerap terjadi dan sebagai penanda adanya infeksi organ penglihatan atau biasa disebut Konjungtivitis. Hal tersebut bisa disebabkan oleh beberapa hal, seperti paparan debu, bulu hewan, dan benda-benda kecil […]

Sukses Operasi Amandel? Yuk Intip Cara Cepat Sembuh Pasca Operasi Amandel!

Amandel adalah kelenjar getah bening yang terdapat pada kedua sisi tenggorokan yang berfungsi sebagai pertahanan tubuh. Beberapa orang mengalami sakit pada bagian ini yang biasa disebut radang amandel atau dengan bahasa kedokteran Tonsilitis. Radang ini merupakan keadaan pembengkakan yang terjadi pada area mulut bagian dalam, yaitu bagian amandel yang menyebabkan kesusahan saat menelan makanan. Keadaan […]