Agar Tak Salah Pakai, Inilah Fungsi Masker Warna Hijau dan Putih

Masker merupakan penutup hidung yang biasanya digunakan untuk mencegah penyebaran penyakit. Umumnya penggunaan masker yaitu warna hijau pada bagain luar, sedangkan warna putih di bagian dalam. Namun, akhir akhir ini masyarakat Indonesia dikejutkan dengan sebuah video yang memberitahukan bahwa penggunaan masker selama ini masih salah. Lalu benarkah ada perbedaan fungsi masker warna hijau dan putih? Yuk simak ulasannya di bawah ini.

Fakta Mengenai Penggunaan Masker yang Bisa Dibolak Balik

Banyak masyarakat Indonesia yang percaya bahwa penggunaan masker bisa dibolak-balik, dimana warna putih digunakan dibagian dalam ketika sedang mengalami flu maupun batuk, karena bisa menyaring kuman sehingga tidak membuat orang lain disekitarnya tertular. Sedangkan saat keadaan tidak sakit, penggunaan warna hijau di dalam agar dapat bagian putih bisa menyaring organisme sehingga tidak sampai masuk ke dalam hidung.

Namun, sayangnya pernyataan tersebut tidaklah benar. Baik dalam kondisi sedang flu maupun tidak, pemakaian masker yang tepat yaitu bagian dalam merupakan masker berwarna putih. Sedangkan bagian luar masker yaitu berwarna hijau. Masker berwarna putih berfungsi sebagai penyaring sehingga mencegah penyebaran virus maupun bakteri. Begitupun jika kondisi sedang tidak sakit, masker putih dapat melindungi hidung dari bakteri yang berasal dari luar.

Pembuatan masker putih menggunakan bahan bahan yang dapat menyerap sehingga dapat mengatasi rasa tidak nyaman ketika sedang memakai masker. Selain itu, bagian masker ini didesain lebih lembut jika dibandingkan dengan warna hijau. Sedangkan masker berwarna hijau tidak menggunakan bahan yang bisa menyerap dengan baik sehingga bisa menyebabkan rasa tidak nyaman. Dengan demikian, maka fungsi masker warna hijau dan putih tentunya memang berbeda.

Cara Menggunakan Masker yang Benar

Setelah mengetahui jika informasi penggunaan masker bisa dibolak balik hanyalah mitos, maka penggunaan masker selama ini sudah benar, dimana warna hijau di bagian luar dan warna putih di bagian dalam. Selain itu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat menggunakan masker, diantaranya memilih ukuran masker yang sesui dengan wajah anda. Hal ini bertujuan agar penggunaan masker lebih nyaman dan efektif ketika berada di tempat yang cukup rawan.

Pastikan untuk mencuci tangan terlebih dahulu ketika hendak menggunakan masker. Namun, jika kondisinya berada di luar dan tidak memungkinkan untuk mencuci tangan, maka anda bisa menggunakan hand sanitizer. Anda juga harus memperhatikan posisi masker saat menggunakannya, dimana pada bagian atas masker biasanya ditandai dengan adanya garis hindung kawat. Pemakaian masker karet cukup mudah yaitu dengan mengaitkan tali di belakang telinga.

Jika anda menggunakan masker tali, maka ikat tali tersebut di bagian belakang kepala. Agar mulut dan dagu bisa tertutupi, maka anda perlu menariknya ke bawah sehingga fungsi masker warna hijau dan putih lebih optimal. Selanjutnya cocokkan bagian kawat agar menyesuaikan dengan lekuk hidung, sehingga masker bisa lebih rapat. Saat menggunakan masker, pastikan tidak menyentuhnya dengan tangan. Apabila ingin menyentuhnya, terlebih dahulu anda harus mencuci tangan.

Ternyata mitos yang selama ini beredar tidaklah tepat, sehingga anda tidak perlu lagi membolak balikkan masker saat menggunakannya. Hal ini tentunya sudah diperhitungan oleh pembuat masker, jika masker warna putih menggunakan bahan yang lebih lembut dan menyerap. Sehingga lebih nyaman saat digunakan, baik saat sedang flu maupun tidak. Selain memastikan penggunannya sudah tidak terbalik, anda juga harus menghindari memegang masker saat menggunakannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Releated

Yuk Kenali Impetigo, Infeksi Kulit Pada Anak

Infeksi kulit pada anak atau yang bisa dikenal dengan impetigo adalah suatu penyakit kulit menular, yang biasanya terjadi pada bayi, balita dan anak-anak. Infeksi kulit ini biasanya menyerang tubuh pada bagian kaki, tangan dan wajah serta ditandai dengan munculnya bercak merah dan lepuhan pada kulit. Untuk mengetahui gejala dan cara pengobatannya, berikut ini akan diulas […]

Yuk Intip Cara Mengatasi Trauma Dari Survivor Kanker

Apa yang terlintas di benak ketika mendengar kata kanker? Penyakit paling mengerikan? Penyakit yang tidak bisa disembuhkan? Atau penyakit yang akan menguras kantong untuk biaya pengobatan? Beragam opini negatif inilah yang menghantui siapapun yang terdiagnosa kanker. Yuk belajar cara mengatasi trauma dari para survivor kanker di Indonesia. Pengobatan kanker memang telah banyak diupayakan. Mulai dari […]